Startup Camp 2026: Memperkuat Jiwa Kewirausahaan melalui Kolaborasi Indonesia–Korea

Startup Camp 2026 merupakan rangkaian kegiatan kolaboratif antara institusi Indonesia dan Korea Selatan yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, memperluas wawasan global, serta memperkuat jejaring akademik dan budaya. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada 2–4 Februari 2026 di PIB College dan dilanjutkan pada 5 Februari 2026 di IPBI dengan melibatkan mahasiswa, siswa SMA, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai pemangku kepentingan.

Hari Pertama – 2 Februari 2026 

Rangkaian Startup Camp diawali dengan kunjungan 11 delegasi dari Korea-Indonesia Network Drive ke kampus PIB. Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama jangka panjang di bidang pendidikan, kewirausahaan, dan pengembangan startup lintas negara. 

Pada kesempatan ini dilaksanakan penandatanganan MoU antara PIB College dan Korea-Indonesia Network Drive, serta MoA antara Korean Center Global Network (PT Korean Center Indonesia) dan PIB College terkait penyelenggaraan Startup Camp. Penandatanganan ini menandai komitmen bersama dalam menghadirkan program pembelajaran kewirausahaan yang aplikatif dan berkelanjutan. 

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi orientasi dan sambutan dari Prof. Dr. Kim Changone, Founder dan Director Korea-Indonesia Network Drive. Dalam sesi ini disampaikan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi sebagai ruang bertukar ide, pengalaman, dan inovasi dalam menghadapi tantangan global. Kegiatan hari pertama ditutup dengan campus visit untuk memperkenalkan lingkungan dan fasilitas PIB kepada delegasi Korea.

Hari Kedua – 3 Februari 2026 

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada “I’M The CEO Bootcamp 2026” yang diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan siswa SMA. Bootcamp ini bertujuan menanamkan pola pikir wirausaha sejak dini dengan pendekatan yang praktis dan kontekstual. Melalui bootcamp ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep kewirausahaan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis dalam mengidentifikasi masalah, menyusun ide bisnis, serta memahami pentingnya validasi ide melalui kebutuhan pasar. Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui diskusi, kerja kelompok, dan presentasi ide. 

Hari Ketiga – 4 Februari 2026 

Pada hari ketiga, kegiatan Startup Camp di PIB menghadirkan dua program yang saling melengkapi, yaitu penguatan kapasitas tenaga pendidik dan pengayaan budaya bagi peserta. Program Fasilitator Course: Business Model Canvas Master Class diikuti oleh 30 dosen dan tenaga kependidikan PIB. Kegiatan ini bertujuan membekali para pendidik dengan metode dan pendekatan yang relevan untuk membimbing mahasiswa dalam pengembangan ide startup, sehingga pembelajaran kewirausahaan dapat diterapkan secara lebih aplikatif di lingkungan kampus.

Selain itu, diselenggarakan Korean Culture and Language Class yang diikuti oleh peserta bootcamp. Kelas ini dirancang untuk memperkenalkan dasar bahasa Korea serta nilai-nilai budaya Korea, sebagai bagian dari penguatan pemahaman lintas budaya dalam kerja sama Indonesia–Korea. 

Lanjutan Kegiatan di IPBI – 5 Februari 2026 

Rangkaian Startup Camp berlanjut di IPBI dengan fokus pada isu pembangunan berkelanjutan dan penguatan komunitas. Salah satu kegiatan utama adalah Workshop Urban Regeneration yang diikuti oleh sekitar 30 peserta dari berbagai institusi dan lembaga. Workshop ini membahas konsep regenerasi kawasan perkotaan melalui pendekatan kolaboratif antara akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan. Peserta diajak memahami bagaimana inovasi, kreativitas, dan kewirausahaan sosial dapat berperan dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. 

Kegiatan di IPBI juga dilengkapi dengan Korean Culture and Language Class yang diikuti oleh 14 peserta dari UKM Korea IPBI. Materi yang disampaikan serupa dengan kelas di PIB, sebagai upaya memperluas pemahaman budaya Korea di kalangan mahasiswa.

Startup Camp 2026 menjadi wujud nyata kolaborasi internasional yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan pola pikir inovatif, penguatan jejaring, dan pertukaran budaya. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan terbangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan serta terbuka terhadap kolaborasi global.


다음 이전